Batulicin, matarakyat.co.id — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Karnaval Mawar Sharon Cenderawasih kembali digelar di Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda besar masyarakat tersebut mendapat antusiasme tinggi, bahkan menarik peserta dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut diramaikan sekitar 4.000 peserta jalan sehat serta 35 peserta karnaval yang menampilkan beragam kostum maskot dan busana budaya Nusantara. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Ketua Panitia Karnaval Mawar Sharon Cenderawasih, Beny, yang akrab disapa Om Bens, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu acara terbesar yang digelar di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Alhamdulillah, tahun ini antusiasme peserta luar biasa. Selain dari tuan rumah Batulicin, peserta juga datang dari luar Tanah Bumbu, seperti Banjarmasin, Kotabaru, dan Banjarbaru,” ujar Beny.
Menurutnya, kegiatan tersebut telah berlangsung selama empat tahun dan memiliki tujuan untuk memperkenalkan serta menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap budaya lokal dan budaya Kalimantan Selatan.
Beny berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi penerus.
Ia menjelaskan, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama panitia, dukungan masyarakat secara swadaya, serta kontribusi para sponsor yang turut mengambil bagian dalam menyukseskan acara.
Selain karnaval, kegiatan juga diisi dengan jalan sehat yang diikuti kurang lebih 4.000 peserta. Panitia turut menyiapkan ratusan doorprize menarik yang akan dibagikan kepada peserta yang beruntung.
Beny berharap Karnaval Mawar Sharon Cenderawasih dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dan terus berkembang, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat serta semakin luas budaya lokal Kalimantan Selatan dikenal,” pungkasnya.






