KSAL Tinjau Karhutla Banjarbaru: Kondisi Kalsel Tak Separah yang Beredar di Medsos

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, matarakyat.co.id — Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali turun langsung memantau kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Peninjauan dilakukan atas mandat Presiden Prabowo Subianto. Salah satu lokasi yang dipantau yakni kawasan gambut Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Muhammad Ali melakukan pemantauan dari darat sekaligus udara untuk mendapatkan gambaran kondisi karhutla secara langsung.

Dari hasil pemantauan tersebut, ia menilai kondisi kebakaran dan asap di Kalsel tidak separah informasi yang beredar di media sosial.

“Tadi kita lihat sendiri, tidak separah yang kita lihat di medsos,” ujar Muhammad Ali.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Pengurus Tani Merdeka Banjar Diminta Aktif Kawal Program Pertanian

Menurutnya, asap yang sempat terlihat cukup pekat tidak bertahan terlalu lama. Kondisi tersebut dipengaruhi hembusan angin dari arah laut yang membuat asap cepat menyebar dan menipis.

Pemantauan ini juga dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan di tengah beragam informasi mengenai karhutla Kalsel yang beredar di media sosial.

KSAL turut mengapresiasi upaya pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, BPBD, Basarnas, serta berbagai unsur terkait dalam menangani dan memantau titik-titik kebakaran.

Meski menilai situasi belum separah yang digambarkan di media sosial, Muhammad Ali mengingatkan agar masyarakat tidak lengah. Ia meminta warga tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu meluasnya karhutla.

Baca Juga :  Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, Pemkab Banjar Siagakan Tiga Posko Karhutla dan Fokus Awasi Enam Kecamatan

“Kami minta kepada masyarakat di luar sana, kalau bisa jangan membakar lahan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menyampaikan penilaian serupa. Ia mengatakan kondisi karhutla di wilayah Kalsel masih dalam keadaan terkendali.

“Kita juga sudah sampaikan laporan ke Bapak Presiden Republik Indonesia, bahwa kondisi di sini (Kalsel) tidak begitu parah,” kata Muhidin.

Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi kebakaran lahan masih dapat terjadi selama kondisi cuaca mendukung munculnya titik api.

Berita Terkait

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 
Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat
Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar
Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 

Selasa, 29 September 2026 - 21:25 WITA

Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WITA

Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA