Ditjenpas Papua Bedah Pemasyarakatan Bersama Mahasiswa Uncen

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,matarakyat.co.id – Pagi di Pondok Pinang Kanwil Ditjenpas Papua tak sekadar teduh. Di sana, teori dari bangku kuliah bertemu napas lapangan, pada Kamis (23/07/2026) pagi.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua membuka ruang bagi mahasiswa/i Praktek Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih.

Bukan di ruang kelas berpendingin, melainkan di beranda yang santai namun penuh makna.

Narasinya disampaikan langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya, Bapak Yosef Yambise. Dengan bahasa yang mengalir, ia membedah benang merah antara Ilmu Sosial dan dunia Pemasyarakatan.

“Ilmu sosial yang kalian pelajari di kampus adalah fondasi dan Teori, Sedangkan Pemasyarakatan adalah panggungnya. Tempat teori itu diuji, dipraktikkan, dan dihidupkan,” ucap Yosef.

Baca Juga :  Pimpin Upacara HAN Ke-42, PK Ahli Madya Ditjenpas Papua Suarakan Kampanye Berlian dan Sayang Anak

Ia mengajak mahasiswa melihat lebih dalam. Bahwa membina manusia bukan hanya soal aturan dan pasal. Ada sosiologi di balik interaksi. Ada psikologi di balik luka. Ada antropologi di balik budaya yang dibawa warga binaan.

Diskusi pun mengalir dua arah. Mahasiswa Uncen bertanya, mengaitkan mata kuliah mereka dengan dinamika pembimbingan, pendampingan, hingga proses reintegrasi sosial warga binaan di masyarakat.

Agar obrolan tidak berhenti di hari ini, Kanwil Ditjenpas Papua membentuk grup komunikasi WhatsApp khusus PKL. Sebagai jembatan sharing, pendampingan, dan tempat bertanya selama masa magang berlangsung.

Baca Juga :  Pimpin Upacara HAN Ke-42, PK Ahli Madya Ditjenpas Papua Suarakan Kampanye Berlian dan Sayang Anak

Bagi mahasiswa, sesi ini bukan sekadar pembekalan. Ini perluasan cakrawala. Memahami bahwa Pemasyarakatan bukan hanya tentang penjara. Tapi tentang memulihkan, mendampingi, dan mengembalikan manusia ke tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Ditjenpas Papua menegaskan komitmennya: mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap turun, merasakan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan di tanah Papua.

Karena sejatinya, ilmu paling utuh adalah ilmu yang dijalani.

Berita Terkait

Pimpin Upacara HAN Ke-42, PK Ahli Madya Ditjenpas Papua Suarakan Kampanye Berlian dan Sayang Anak

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:52 WITA

Ditjenpas Papua Bedah Pemasyarakatan Bersama Mahasiswa Uncen

Berita Terbaru

Jayapura

Ditjenpas Papua Bedah Pemasyarakatan Bersama Mahasiswa Uncen

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:52 WITA