Ali Syahbana: Trust Jadi Kunci Utama UMKM Bertahan di Era Digital

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Banjar didorong untuk lebih memahami strategi pemasaran digital berbasis kepercayaan dan pendekatan emosional guna meningkatkan daya saing di era digital.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Banjar sekaligus Direktur Eksekutif Ali Syahbana Institute, M Ali Syahbana, saat menjadi pemateri dalam pelatihan kewirausahaan madya yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu, Ali menekankan bahwa pola pemasaran digital saat ini tidak lagi hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan konsumen.

“Kepercayaan menjadi mata uang utama dalam pemasaran modern. Konsumen saat ini membeli bukan hanya karena kualitas produk, tetapi karena merasa aman dan percaya terhadap brand yang ditawarkan,” ujar Ali, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga :  Paripurna Malam Hari, Pemkab dan DPRD Banjar Sepakati Arah Kebijakan Anggaran 2025

Ia menjelaskan, langkah awal yang harus dilakukan pelaku UMKM adalah menentukan tujuan pemasaran secara jelas dan terukur, baik untuk meningkatkan kesadaran merek, interaksi dengan konsumen, maupun mendorong penjualan.

Menurutnya, strategi pemasaran yang terarah akan membantu pelaku usaha menyusun konten yang lebih efektif dibanding sekadar aktif di media sosial tanpa target yang jelas.

Ali juga menyoroti pentingnya penggunaan konten emosional dalam strategi digital marketing. Ia menyebut pendekatan neuromarketing mampu membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen melalui rangsangan emosional yang memengaruhi keputusan pembelian.

“Konten yang menyentuh emosi seperti rasa senang, empati, harapan, hingga fear of missing out atau FOMO terbukti lebih efektif dibanding promosi biasa,” katanya.

Baca Juga :  Ali Syahbana Soroti Diskualifikasi Atlet O2SN, Desak Evaluasi Sistem Verifikasi Peserta

Selain itu, ia menilai setiap platform media sosial memiliki karakter audiens yang berbeda. Instagram dan TikTok, kata dia, lebih efektif untuk membangun visual storytelling dan memancing emosi secara cepat, sedangkan WhatsApp dinilai lebih kuat dalam membangun kedekatan personal dan loyalitas pelanggan.

Karena itu, pelaku UMKM diminta memahami pola interaksi pengguna di masing-masing platform agar strategi pemasaran yang diterapkan lebih tepat sasaran.

Ali berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Kabupaten Banjar dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.

“Keberhasilan UMKM di era digital bukan hanya ditentukan teknologi, tetapi juga kemampuan memahami perilaku manusia dan membangun kepercayaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 
Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat
Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar
Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 

Selasa, 29 September 2026 - 21:25 WITA

Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WITA

Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA