Tongkat Estafet di Batulicin: Perpisahan dan Janji Baru di Balik Jeruji

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin,matarakyat.co.id – Aula Hotel Lotusa Batulicin Lapas siang itu bukan sekadar ruang pertemuan. Ia menjadi panggung sunyi bagi sebuah peralihan – perpisahan yang tak berduka, dan penyambutan yang penuh harap, pada Rabu (20/5/2026) siang.

Tongkat kepemimpinan berpindah tangan. Arifin Akhmad, yang selama kurang lebih 10 bulan menahkodai Lapas Batulicin, kini pamit untuk mengemban amanah baru di Lapas Kelas IIB Mojokerto.

Kursi yang ia tinggalkan disambut oleh Thoha Yahya Umar Sidiq, wajah baru dengan janji lama: menjaga manusia tetap manusia, meski sedang menjalani hukuman.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudy Latif, berdiri di hadapan hadirin dengan suara yang mengikat kenangan dan harapan. Ia menuturkan apresiasi atas dedikasi Arifin tentang sinergi yang dibangun bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Tentang bagaimana pembinaan warga binaan bisa berwajah humanis dan produktif.

Baca Juga :  Kakanwil Kalsel Resmikan Dapur SPPG dan Sederet Inovasi Keren di Lapas Batulicin

“Berbagai sinergi itu telah menjadi jembatan,” ujarnya, “antara keterbatasan dan kesempatan.”

Kepada Thoha, Bupati menyerahkan kepercayaan. Pengalaman dan kapasitas yang ia bawa diharapkan menjadi pupuk bagi program pembinaan yang sudah tumbuh.

“Kami percaya Bapak dapat melanjutkan, bahkan meningkatkan,” katanya pelan, seolah berpesan agar api yang menyala tak padam di tengah jalan.

Bupati juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan terus membuka pintu kolaborasi. Sebab menjaga stabilitas daerah dan membangun sumber daya manusia berkarakter tidak bisa dikerjakan sendiri. Ia butuh tangan Forkopimda, butuh kerja bersama instansi vertikal, termasuk lembaga pemasyarakatan.

Prosesi serah terima dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan. Di saksikannya oleh para kepala lapas se-Kalsel dan tamu undangan, sebuah saksi bahwa perubahan di Batulicin adalah bagian dari cerita yang lebih besar.

Dalam sambutannya, Arifin menitipkan terima kasih. Ia berbicara tentang kerja sama, tentang jajaran yang telah menjadi keluarga.

Baca Juga :  Kakanwil Kalsel Resmikan Dapur SPPG dan Sederet Inovasi Keren di Lapas Batulicin

“Saya berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan positif,” ucapnya.

“Selamat kepada Bapak Thoha. Semoga setiap program yang telah berjalan bisa dilanjutkan, bahkan ditingkatkan.”

Thoha menjawab dengan komitmen. Ia berjanji menjalankan amanah dengan tanggung jawab penuh, melanjutkan apa yang baik, dan mencari jalan untuk membuat yang baik menjadi lebih baik lagi.

Acara ditutup dengan pemberian cinderamata kepada Arifin dan foto bersama jajaran Forkopimda. Senyum yang tertangkap kamera siang itu bukan senyum formalitas. Ia adalah senyum perpisahan yang tulus, dan senyum penyambutan yang percaya.

Sertijab di Batulicin hari itu menjadi lebih dari seremonial. Ia adalah pengingat: bahwa di mana pun, kepemimpinan sejatinya adalah tentang mewariskan harapan, dan menyalakan obor agar perjalanan pembinaan tidak pernah padam.

Berita Terkait

Kakanwil Kalsel Resmikan Dapur SPPG dan Sederet Inovasi Keren di Lapas Batulicin

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:48 WITA

Tongkat Estafet di Batulicin: Perpisahan dan Janji Baru di Balik Jeruji

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:12 WITA

Kakanwil Kalsel Resmikan Dapur SPPG dan Sederet Inovasi Keren di Lapas Batulicin

Berita Terbaru

Lapas kelas III Batulicin

Tongkat Estafet di Batulicin: Perpisahan dan Janji Baru di Balik Jeruji

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:48 WITA

oplus_16

Lapas kelas III Batulicin

Kakanwil Kalsel Resmikan Dapur SPPG dan Sederet Inovasi Keren di Lapas Batulicin

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:12 WITA