Martapura, matarakyat.co.id – Menjelang pelaksanaan Haul ke-21 Almarhum K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau yang dikenal dengan Guru Sekumpul.
Sejumlah persiapan terus dilakukan oleh instansi terkait. Salah satunya dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar yang tengah memetakan jalur utama dan kantong parkir bagi jemaah yang diperkirakan membludak pada acara tersebut.
Kepala Dishub Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengungkapkan pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap operasional becak motor (bentor).
Langkah ini untuk mencegah praktik tarif tinggi serta masuknya bentor dari luar daerah yang belum mengantongi izin resmi.
“Pengemudi bentor dari luar daerah sering kali tidak memahami jalur dan memasang tarif tidak wajar. Kami ingin hal itu tidak merugikan para jemaah,” jelas Nyoman, belum lama tadi.
Dishub Banjar berencana memberikan tanda khusus bagi bentor yang beroperasi secara resmi di wilayahnya agar mudah dikenali oleh masyarakat.
Petugas gabungan dari Dishub Kabupaten Banjar, Satlantas Polres Banjar, serta Dishub Provinsi Kalimantan Selatan juga akan ditempatkan di titik-titik strategis guna mengatur arus lalu lintas dan menertibkan kendaraan tidak berizin.
“Kami akan menindak bentor dari luar yang tidak memiliki izin. Harapannya, kegiatan Haul tahun ini berjalan lancar, aman, dan tertib,” tambahnya.






