Sebelas Orang Karyawan Perusahaan di Tanbu Dipolisikan Di Duga Curi Buah Sawit

- Jurnalis

Minggu, 28 April 2024 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Bumbu, Matarakyat.co.id – Sebelas karyawan perusahaan berinisial PSA dipolisikan, lantaran memanen buah kelapa sawit di areal perkebunan rakyat di RT 9 Desa Sebamban Lama Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu, yang diduga tanpa seizin pemiliknya, Sabtu (27/4/2024).

Kejadian berawal saat aksi sebelas karyawan perusahaan PSA ini dipergoki oleh salah satu pengelola lahan sawit seluas 104 hektar melalui kuasa Ali Murtadlo.

“Saat itu saya langsung melapor ke polisi,” ungkap Iskandar usai membuat laporan polisi di Polsek Sungai Loban.

Baca Juga :  Membanggakan! Polres Banjar Raih Penghargaan Pelayanan Publik Kategori A dari Kapolri

Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Sungai Loban langsung mengamankan sementara satu unit dump truck dan mobil bak terbuka beserta peralatan memanen buah kelapa sawit.

“Kami perkirakan sudah 6 ton buah kelapa sawit yang dipetik dan dimuat ke bak dump truck mereka,” sambung Iskandar.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tanah Bumbu, AKP Agung Kurnia Putra membenarkan sudah menerima laporan tersebut.

Baca Juga :  Berdasarkan LHKPN Sekretaris KPU Tanbu Tidak Mempunyai Kendaraan Bermotor

“Betul, ada laporan ke Polsek Sungai Loban kemudian dilimpahkan ke kami (Satreskrim Polres Tanah Bumbu),” jawab Agung melalui sambungan selular.

Namun, menurut dia, saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan dengan melakukan gelar perkara.

“Masih didalami laporannya,” tutup perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi ini.

Berita Terkait

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum
JMSI Kalsel 2025-2030 Dilantik, Komitmen: Jurnalisme Profesional untuk Banua
Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti
Di Lapangan Bhayangkara, Janji Kebangsaan Ditegakkan Kembali
Ketika Tawa Anak Terjual Murah: Jeritan Sunyi dari Megalau Hulu
Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi
Polres Banjar Telusuri Dugaan Jalur Peredaran Narkoba dari Malaysia
Darah di Batu Bulan: Ketika Tersinggung Berakhir pada Nyawa

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:07 WITA

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:04 WITA

Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti

Senin, 1 Juni 2026 - 10:53 WITA

Di Lapangan Bhayangkara, Janji Kebangsaan Ditegakkan Kembali

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:17 WITA

Ketika Tawa Anak Terjual Murah: Jeritan Sunyi dari Megalau Hulu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:02 WITA

Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:46 WITA

Polres Banjar Telusuri Dugaan Jalur Peredaran Narkoba dari Malaysia

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WITA

Darah di Batu Bulan: Ketika Tersinggung Berakhir pada Nyawa

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:33 WITA

Satlantas Polres Tanah Bumbu Pasang Rambu di Jembatan Rusak Sarigadung, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Berita Terbaru

Desa Awang Bangkal Barat

Stunting di Awang Bangkal Barat Turun Jadi 26 Persen, Pemdes Targetkan Nol Kasus

Senin, 8 Jun 2026 - 14:48 WITA