Distan dan DPRD Banjar Dorong Masyarakat Manfaatkan Lahan untuk Budidaya Kopi

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Dinas Pertanian Kabupaten Banjar bersama Komisi II DPRD Kabupaten Banjar mengadakan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) di Pondok Pesantren Syafaat Bukhari, Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan, pada Jumat (7/11/2025).

Acara ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan dan pemanfaatan lahan pertanian, sekaligus mengedukasi tentang peluang budidaya tanaman kopi di wilayah tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Banjar, Ali Syahbana, memaparkan isi Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banjar 2021–2041, yang mengatur pengembangan kawasan pertanian pangan berkelanjutan.

Ia berharap potensi tanaman kopi di daerah Banjar dapat dihidupkan kembali, mengingat permintaan pasar dan minat masyarakat terhadap kopi terus meningkat.

Baca Juga :  DPRD Banjar Bahas Raperda Adat dan Kependudukan, Fraksi-Fraksi Kompak Dukung

“Budidaya kopi bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi petani. Selain nilai jualnya stabil, tren konsumsi kopi saat ini juga semakin berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Haizar Rachman menjelaskan berbagai jenis kopi yang bisa dibudidayakan di wilayah Banjar, seperti arabika, robusta, liberika, dan excelsa.

Ia juga memberikan panduan dasar dalam memilih bibit dan mengelola lahan sesuai kondisi lingkungan.

“Untuk hasil optimal, pilih jenis kopi yang sesuai dengan ketinggian dan kondisi tanah. Umumnya, kopi tumbuh baik di lahan dengan ketinggian di atas 800 meter dan tanah yang gembur serta kaya bahan organik,” jelasnya.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Tanah Bumbu

Haizar turut menguraikan pentingnya pemangkasan tanaman kopi agar lebih mudah dirawat, memacu pertumbuhan cabang produktif, serta membantu masuknya sinar matahari ke seluruh bagian pohon guna mencegah hama dan penyakit.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Lulu Vilavardi, Plt Kasubbag Umpeg Fetty Musriniwati, PPL Karang Intan, serta peserta dari berbagai kelompok tani di wilayah setempat.

Berita Terkait

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia
Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan
Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif
DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda
DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui
Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo
DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM
DPRD Tanbu Soroti SiLPA di LPJ APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:53 WITA

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WITA

Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:55 WITA

Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:39 WITA

DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:34 WITA

DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:24 WITA

Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:29 WITA

DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM

Senin, 15 Juni 2026 - 19:40 WITA

DPRD Tanbu Soroti SiLPA di LPJ APBD 2025

Berita Terbaru