DKUMPP Banjar Dorong Penguatan Kelembagaan UMKM Inklusif

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura,matarakyat.co.id – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) terus memperkuat peran pelaku usaha mikro di daerah.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan Fasilitasi Penguatan Kelembagaan Kelompok Inklusif Pengusaha Mikro di Aula DKUMPP Banjar, Selasa (28/10/2025).

Kepala DKUMPP Banjar, I Gusti Made Suryawati, menjelaskan bahwa sinergi antara pelaku UMKM, swasta, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci membangun sektor usaha mikro yang tangguh dan berdaya saing.

“Kami ingin memperkuat kelompok inklusif UMKM yang sudah terbentuk di tiap kecamatan. Saat ini ada sekitar 20 kelompok, dan kami berencana membentuk satu perkumpulan resmi bagi para ketuanya yang berbadan hukum dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Made.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan SPKT Polres Banjarbaru, Saksi Dengar Ledakan Diduga dari Gardu

Ia menambahkan, legalitas kelembagaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas kerja sama antar-pihak. Dengan status hukum yang sah, kelompok UMKM dinilai memiliki posisi tawar lebih kuat dalam menjalin kemitraan secara resmi.

“Ketika sudah terdaftar secara legal, kelompok-kelompok ini bisa bernegosiasi dan bekerja sama secara formal dengan berbagai pihak. Hal ini akan memperkuat posisi UMKM sekaligus mendorong kemandirian ekonomi daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  KONI Banjar Laporkan Progres Persiapan Porprov kepada Bupati Saidi

Sementara itu, Kabid Usaha Mikro DKUMPP Banjar, Rudy Mulyadi, menegaskan bahwa pembentukan perkumpulan berbadan hukum bukan hanya formalitas, tetapi bagian dari strategi memperluas jaringan dan memperkuat peran UMKM di lapangan.

“Perkumpulan yang sah secara hukum akan menjadi perpanjangan tangan kami untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan pelaku usaha mikro. Dengan begitu, kebijakan pemberdayaan bisa lebih tepat sasaran,” ungkap Rudy.

Melalui inisiatif ini, Pemkab Banjar berharap kelompok usaha mikro semakin kokoh dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Berita Terkait

12 Pengurus Ranting NU Dilantik di Beruntung Baru, Wabup Banjar Dorong Program Nyata untuk Warga
Bupati Banjar Salurkan 350 APD dan BBM Rp50 Juta untuk Relawan Buser 690
DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap
Pemkab Banjar Perkuat Pengawasan Pembangunan, OPD Diminta Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran
Karhutla di Gambut Meluas hingga 15 Hektare, Petugas Berjibaku Selama 3 Jam
Sebelum Ajak Masyarakat Taat Pajak, Sekda Banjar Minta ASN Beri Teladan
Lantik 23 Pambakal, Bupati Banjar Tegaskan Tak Ada Lagi Kubu Menang-Kalah
Karhutla Dekati Permukiman, Bupati Banjar Turun Langsung Pantau Pemadaman di Sungai Tabuk

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:53 WITA

12 Pengurus Ranting NU Dilantik di Beruntung Baru, Wabup Banjar Dorong Program Nyata untuk Warga

Senin, 14 September 2026 - 19:18 WITA

Bupati Banjar Salurkan 350 APD dan BBM Rp50 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 9 September 2026 - 08:50 WITA

DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap

Selasa, 8 September 2026 - 22:56 WITA

Pemkab Banjar Perkuat Pengawasan Pembangunan, OPD Diminta Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 21:01 WITA

Karhutla di Gambut Meluas hingga 15 Hektare, Petugas Berjibaku Selama 3 Jam

Senin, 7 September 2026 - 19:04 WITA

Sebelum Ajak Masyarakat Taat Pajak, Sekda Banjar Minta ASN Beri Teladan

Senin, 7 September 2026 - 16:00 WITA

Lantik 23 Pambakal, Bupati Banjar Tegaskan Tak Ada Lagi Kubu Menang-Kalah

Jumat, 4 September 2026 - 22:07 WITA

Karhutla Dekati Permukiman, Bupati Banjar Turun Langsung Pantau Pemadaman di Sungai Tabuk

Berita Terbaru