Brigade Pangan Berkah Maju Bersama Kecamatan Martapura Timur, Mengelola 161 Hektare Lahan 

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Banjar, matarakyat.co.id — Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Pematang Baru dan Antasan Senor Ilir, Effi Finaliana Noor, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) 2025.

Program ini dinilai menjadi langkah nyata Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Effi menjelaskan, melalui program tersebut para petani mendapatkan bantuan infrastruktur berupa pintu air dan normalisasi saluran irigasi, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

“Dengan adanya bantuan ini, lahan yang sebelumnya hanya bisa ditanami sekali dalam setahun, kini ditargetkan bisa ditanami dua kali,” ujarnya.

Baca Juga :  Distan Banjar dan PPSDMP Gelar Tanam Perdana CSR di Desa Tambak Padi

Program ini dikelola oleh Brigade Pangan Berkah Maju Bersama, yang mencakup tiga desa, yakni Pematang Baru, Melayu Ulu, dan Antasan Senor Ilir.

Ada Sekitar 161 hektare berada di tiga desa, Desa Pematang Baru, Melayu Ulu, Antasan Sensor Ilir.

“Sekarang kami mulai pengolahan lahan dan langsung menanam benih padi jenis cepat panen, yang dalam tiga bulan sudah bisa dipanen. Benih juga mendapat dukungan pemerintah, tinggal harapan kami bisa datang tepat waktu,” kata Effi.

Baca Juga :  Ali Syahbana Tekankan Pentingnya Pola Pikir Finansial, Ajak Pemuda Banjar Bangun Ekonomi dari Perilaku

Ia menambahkan, tantangan utama petani adalah cepatnya air masuk ke lahan, apabila hujan turun, dan menyebabkan banjir.

“Normalisasi dan pembangunan pintu air memang belum semua terlaksana, tapi mudah-mudahan segera terealisasi sesuai jadwal,” ujarnya.

Program Oplah 2025 di Kalimantan Selatan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di desa-desa.

Berita Terkait

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus
PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’
Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar
Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel
Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan
Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi
PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:06 WITA

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:42 WITA

PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:51 WITA

Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:04 WITA

Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:59 WITA

PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA