Korban Pengeroyokan di Sungai Tabuk Alami Luka Serius, Tiga Pelaku Ditangkap Polisi

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Seorang warga Desa Sungai Tabuk Kota, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menjadi korban pengeroyokan brutal yang terjadi pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 11.00 WITA.

Korban, J (52), mengalami luka robek di kepala serta memar di wajah dan tangan akibat tindakan kekerasan oleh sekelompok orang.

Hak itu terungkap saat Polres Banjar menggelar press conference, dihalaman Mako Polres Banjar, Senin (21/4/2025).

“Peristiwa bermula ketika korban menegur seorang pemuda yang sedang mengonsumsi minuman keras di depan rumahnya,” ujar Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, didampingi Kanit Pidana Umum (Pidum) Ipda M. Rizky Febrianto.

Niat baik korban, kata Kapolres untuk menjaga ketertiban lingkungan justru berujung nahas. Teguran itu memicu kemarahan pelaku, G (24), yang kemudian kembali bersama dua rekannya dan menyerang korban secara membabi buta menggunakan balok kayu. Korban sempat melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Gudang Obat UPT Instalasi Farmasi Kabupaten Banjar Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah

“Dalam waktu kurang dari 12 jam, tim gabungan dari Polres Banjar dan Polsek Sungai Tabuk berhasil mengamankan tiga pelaku, yakni G, H (30), dan J (23),” jelasnya.

Baca Juga :  Seorang Supir Truk Ditemukan Meninggal Dunia Diarea SPBU Gambut

Dari hasil penyelidikan, menurut Kapolres diketahui H merupakan pelaku utama yang memukul kepala korban, sementara dua lainnya membantu menahan korban saat pengeroyokan berlangsung.

“Ketiga pelaku kini telah diamankan dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Sementara itu, korban masih menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya,” bebernya.

Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan kekerasan dan lebih mengedepankan jalur hukum dalam menyelesaikan permasalahan.

Berita Terkait

Modus Alihkan Perhatian Korban, Pelaku Pencurian Uang Rp20 Juta di Martapura Barat Dibekuk Polisi
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi
Nobar Piala Dunia, Polres Banjar Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum
Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan
Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti
Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:50 WITA

Modus Alihkan Perhatian Korban, Pelaku Pencurian Uang Rp20 Juta di Martapura Barat Dibekuk Polisi

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WITA

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:18 WITA

Nobar Piala Dunia, Polres Banjar Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:07 WITA

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum

Senin, 8 Juni 2026 - 13:43 WITA

Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:04 WITA

Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:37 WITA

Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:20 WITA

Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Berita Terbaru

Advetorial

Bupati Tanah Bumbu Larang ASN Flexing dan Live Streaming

Kamis, 9 Jul 2026 - 18:51 WITA