Martapura, matarakyat.co.id — Pemerintah Desa Kupang Rejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, mendapat pembinaan dari Tim Pembina Kabupaten Banjar.
Dalam rangka pengembangan desa percontohan (pilot project) Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Posyandu Desa Kupang Rejo dengan melibatkan kader kesehatan, anggota perlindungan masyarakat (Linmas), serta perangkat desa.
Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan unsur desa dalam mendukung pelaksanaan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Pembakal Desa Kupang Rejo, Misran, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembinaan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki arti penting dalam memperkuat peran Posyandu agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan pembinaan ini. Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh unsur yang terlibat di desa dapat semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat,” ujar Misran.
Ia menilai keterlibatan kader kesehatan, Linmas, dan perangkat desa merupakan hal penting untuk membangun sinergi dalam pelaksanaan program pelayanan dasar di tingkat desa.
Misran juga berharap pembinaan yang diberikan Tim Pembina Kabupaten Banjar dapat menjadi bekal bagi Desa Kupang Rejo untuk mengembangkan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Menurutnya, dukungan dan kerja sama seluruh pihak diperlukan agar program percontohan tersebut tidak hanya berjalan dalam kegiatan pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh pihak di Desa Kupang Rejo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami siap mendukung pelaksanaannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui pembinaan Posyandu Enam Bidang SPM ini, Desa Kupang Rejo diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarpelaksana pelayanan dasar sekaligus menjadi contoh bagi desa lain dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.






