Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

Martapura, matarakyat.co.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Selatan mulai mematangkan persiapan pengamanan kesehatan untuk pelaksanaan kegiatan rutin malam senin yang berdekatan dengan 5 rajab.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan Dinkes Kabupaten Banjar, Tim Induk Sekumpul, rumah sakit, aparat keamanan, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga para relawan yang selama ini terlibat dalam pelayanan kesehatan selama kegiatan 5 rajab, di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Senin (5/10/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, dr. H.Diauddin, mengatakan rapat tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh unsur kesehatan menghadapi besarnya jumlah jemaah yang diperkirakan menghadiri kegiatan tahunan tersebut.

“Hari ini kami bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dan Tim Induk Sekumpul melaksanakan rapat persiapan pengamanan, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Diauddin.

Menurut dia, kegiatan rutin malam senin yang berdekatan dengan 5 rajab merupakan agenda rutin tahunan yang selalu menarik kedatangan jemaah dalam jumlah besar.

Pesertanya tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Kalimantan, tetapi juga dari Pulau Jawa hingga luar negeri.

Baca Juga :  Kepala Kanwil BPN Kalsel Hadiri Buka-Bersama dan Serahkan Sertipikat BMN

“Kita tahu kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang akan dihadiri banyak jemaah. Tidak hanya dari Kalimantan, tetapi juga dari Pulau Jawa, bahkan ada yang datang dari luar Indonesia,” katanya.

Karena itu, Diauddin menegaskan kesiapan pelayanan kesehatan menjadi salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan sejak jauh hari.

Berbagai unsur akan dilibatkan untuk memastikan jemaah mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Rapat tersebut diikuti sejumlah pihak, mulai dari jajaran dinas kesehatan, rumah sakit, TNI, Polri, PMI, hingga relawan kesehatan.

“Keterlibatan lintas sektor dinilai penting mengingat luasnya cakupan pengamanan kesehatan dalam kegiatan yang dipadati jemaah tersebut,” bebernya.

Diauddin mengatakan evaluasi pelaksanaan 5 rajab sebelumnya juga menjadi bagian penting dalam rapat persiapan kali ini.

Menurutnya, pengalaman dari pelaksanaan sebelumnya akan menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kita mengevaluasi kegiatan tahun lalu. Karena ini sudah 21 tahun dan sekarang memasuki yang ke-22, tentunya kegiatan ini sudah rutin kita laksanakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Lapas Karang Intan dan Media Bangun Kolaborasi Strategis Lewat Coffee Morning

Ia menjelaskan, evaluasi dilakukan setiap tahun untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan maupun kendala yang terjadi pada pelaksanaan sebelumnya.

Hasil evaluasi tersebut kemudian dijadikan catatan untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan pada pelaksanaan berikutnya.

“Setiap tahun kita melakukan evaluasi kegiatan yang kita lakukan tahun lalu, kemudian membuat catatan-catatan untuk melakukan perbaikan layanan kesehatan pada tahun yang akan datang,” kata Diauddin.

Pada tahap awal persiapan, Dinkes Kalsel juga meminta kepastian mengenai jumlah sumber daya manusia (SDM) dan relawan yang akan terlibat dalam pengamanan kesehatan.

Diauddin menuturkan, pendataan tersebut diperlukan agar kebutuhan personel dapat dihitung dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, termasuk potensi jumlah jemaah yang hadir.

“Pertemuan pendahuluan ini kami ingin memastikan terlebih dahulu jumlah SDM dan jumlah relawan yang akan ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan pengamanan,” tuturnya.

Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, Dinkes Kalsel berharap pelayanan kesehatan selama kegiatan dapat berjalan lebih terkoordinasi, cepat, dan mampu mengantisipasi berbagai kondisi kesehatan yang mungkin dialami para jemaah.

Berita Terkait

Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat
Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar
Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 

Selasa, 29 September 2026 - 21:25 WITA

Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WITA

Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru

Advetorial RSUD Raza

Kinerja Surveilans Diakui Kemenkes, RSUD Ratu Zalecha Kembali Raih Penghargaan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:12 WITA