Martapura, matarakyat.co.id — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Banjar, H Akhmad Rizanie Anshari, mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, meskipun rangkaian kegiatan peringatan 5 Rajab tengah berlangsung.
Menurutnya, curah hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir, terutama di kawasan rawan.
Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan selalu memantau perkembangan kondisi cuaca serta lingkungan sekitar.
“Perayaan 5 Rajab merupakan kegiatan keagamaan yang penting, namun keselamatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir,” ujar H Akhmad Rizanie Anshari, Sabtu, (27/12/2025).
Ia juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah antisipatif guna melindungi masyarakat yang berpotensi terdampak banjir. Mulai dari kesiapsiagaan petugas, pemantauan wilayah rawan, hingga penyiapan sarana dan prasarana darurat.
“Pemerintah harus hadir dengan langkah antisipasi yang konkret, agar masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tetap merasa aman dan terlindungi,” tambahnya.
DPRD Kabupaten Banjar, lanjut Rizanie, akan terus mendorong koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan kegiatan keagamaan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan penanganan bencana.
Berdasarkan data yang diterima matarakyat.co.id dari BPBD Kabupaten Banjar.
Ada 11 Kecamatan yang terdampak banjir yakni Kecamatan Kertak hanyar, Sungai Tabuk, Martapura, Karang Intan, Astambul, Pengaron, Sungai Pinang, Mataraman, Martapura Barat, Martapura Timur dan Cinta Puri Darussalam.






