Sosok Mona, Sarjana Perkebunan yang Banting Stir Bangun Bisnis Kuliner

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Mona, Sarjana Perkebunan yang Banting Stir Bangun Bisnis Kuliner

Sosok Mona, Sarjana Perkebunan yang Banting Stir Bangun Bisnis Kuliner

Banjarmasin, matarakyat.co.id – Sosok insipiratif bagi anak muda, Ramona Pranata (30) merupakan lulusan Sarjana Perkebunan Politeknik Hasnur ini memilih banting stir mengelola bisnis kuliner.

Tak tanggung-tanggung, bisnis kuliner milik Mona, sapaan akrabnya, kian eksis di kalangan anak-anak muda. Mona terus berinovatif menghadirkan berbagai macam olahan rumahan diantaranya dimsum, juga mie habang khas Banjarmasin.

Bisnis kuliner itu ia beri nama Kepiting Goyang Lidah atau familiar dikenal KGL 23. Mona bercerita, bisnis ini ia bangun bersama teman di masa kuliahnya.

Namun, pada 2019 Mona secara resmi mengakusisi bisnis KGL 23 menjadi miliknya pribadi.

“Saat kuliah, usaha ini saya jalankan bersama teman. Tapi setelah lulus kuliah, saya memutuskan untuk menjadikannya usaha KGL ini jadi milik saya sendiri,” ungkap Mona

Mona mengakui sosok yang menginspirasinya dalam hal berbisnis ialah kedua orang tuanya. Disebutkannya jika orang tuanya merupakan pedagang kue, dan ia telah terbiasa membantu orang tua dalam hal berjualan.

“Saya dibesarkan dalam keluarga yang mengajarkan pentingnya berusaha. Sejak kecil, saya sudah ikut berjualan dengan ibu, dan itu membentuk mental saya untuk berbisnis,” ujarnya.

Keberhasilan membawa berkah bagi sekitar.

Keberhasilan Mona dalam mengelola usahanya, berbuah manis juga bagi sekitarnya. Mona berhasil memberdayakan ibu rumah tangga dan janda yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Baca Juga :  Dukung Penuh, Pemkab Tanbu Terima Kunjungan Sosialisasi Cetak Sawah Rakyat

Tak perduli latar belakang dan pengalaman karyawannya, Mona mengajarkan karyawannya cara membuat dimsum, mengemas hingga lainnya dengan sukarela.

Satu harapnya, apa yang ia ajarkan bisa bermanfaat dan membuat ibu rumah tangga dan janda-janda itu berkembang.

“Saat ini total karyawan ada 27 orang dari semua cabang. Aku ingin memberi kesempatan mereka yang serius bekerja, meskipun tidak memiliki latar belakang di bidang kuliner, saya ajarkan semuanya agar mereka bisa berkembang,” ujar Mona.

Berkat kegigihan Mona, kini ia mampu memproduksi hingga ribuan pcs dimsum dengan keuntungan hingga ratusan juta perbulannya. Hal ini diakuinya tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Guna mengembangkan bisnisnya lebih jauh, Mona menggandeng rekan professional dengan pengalaman yang cukup bagus, ia adalah Ikhtiar Gilang dari Yogya.

“Beliau adalah Ikhtiar Gilang, CEO dari Puwan.id dan Sekarang beliau juga jadi COO di KGL,” jelasnya.

Kini, bisnis rumahan itu bukan sekedar bisnis kecil-kecilan yang dikelola Mona. Namun sudah berada di bawah naungan PT. Kepiting Goyang Lidah.

Hingga di tahun 2025 sekarang, ia berhasil mendirikan tiga cabang KGL yang tersebar di Kota Banjarmasin, yakni cabang utama di Jalan Sultan Adam, kedua di Kampung Ketupat Jalan Sungai Baru, dan ketiga rumah produksi di Jalan Trisakti.

Baca Juga :  Bupati Andi Rudi Latif dan PT Wings Abadi Tandatangani MoU Peningkatan Konektivitas Udara Rute Batulicin–Makassar

“Visi kami adalah untuk memperkenalkan usaha kami KGL 23 ke tingkat nasional. Kami ingin membuka peluang bagi daerah lain, terutama di Kalimantan Selatan, untuk menikmati produk lokal kami,” jelas Mona.

Mona turut berperan aktif dalam berbagai kegiatan pemerintahan, salah satunya yakni saat ada bazar UMKM.

Mona tak menepis bahwa sejauh ini permintaan franchise terhadap bisnis KGL sudah banyak. Namun ia optimis saat ini ingin mendirikan bisnis tersebut dengan usahanya sendiri.

“Untuk permintaan franchise sudah luar biasa banyak, namun masih kita jaring dulu. Sementara kita tidak buka, tidak kemungkinan nanti kedepannya,” ujarnya.

Ia berharap KGL dapat terus mengibarkan sayap untuk berskspansi lebih jauh dengan mengangkat budaya banjar.

“Insyallah harapan kami, KGL bisa membuka cabang di luar kota pada tahun 2025 ini,” harap Mona.

Tak lupa, Mona juga mengapresiasi peran pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM, yang menurutnya sangat berpengaruh pada kemajuan pelaku usaha yang ada. (Oliv/MR)

Berita Terkait

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
Kriyanusa 2026, Karya Perajin Tanah Bumbu Tampil Membanggakan di Jakarta
Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026
Workshop Standar Pelayanan Dorong Tata Kelola Pemerintahan Adaptif di Tanah Bumbu
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS
HKG ke-54 PKK Tanah Bumbu: Kuatkan Peran Keluarga Wujudkan Indonesia Emas 2045
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 23:35 WITA

Kriyanusa 2026, Karya Perajin Tanah Bumbu Tampil Membanggakan di Jakarta

Jumat, 25 September 2026 - 23:48 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026

Jumat, 25 September 2026 - 00:32 WITA

Workshop Standar Pelayanan Dorong Tata Kelola Pemerintahan Adaptif di Tanah Bumbu

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Rabu, 23 September 2026 - 00:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

Rabu, 23 September 2026 - 00:27 WITA

HKG ke-54 PKK Tanah Bumbu: Kuatkan Peran Keluarga Wujudkan Indonesia Emas 2045

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA