Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Manajemen Risiko Se-Kalsel di Momen HUT ke-23

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Dalam rangka HUT ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Workshop Manajemen Risiko Organisasi Tahun 2026 Lingkup Pemerintah Daerah Se-Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis, (2/4/2026) di Pendopo Kantor Bupati, Batulicin.

Workshop yang dihadiri Inspektorat dan BPKAD dari berbagai kabupaten/kota se-Kalsel Kalimantan Selatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Sekda Yulian Herawati.

Workshop ini menghadirkan narasumber Kepala BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ayi Royanto.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif disampaikan Sekda Yulian Herawati menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan yang semakin dinamis dan kompleks.

Baca Juga :  DPRD Banjar Matangkan Raperda UMKM dan Koperasi, Jamin Bantuan Hukum Gratis bagi Pelaku Usaha

“Setiap kebijakan maupun program kegiatan pemerintah daerah memiliki potensi risiko yang harus diidentifikasi, dianalisis, dan dikelola secara tepat,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan risiko yang efektif akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas perencanaan, ketepatan pengambilan keputusan, serta keberhasilan pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Oleh karena itu, penguatan pemahaman dan kapasitas aparatur dalam manajemen risiko menjadi hal yang sangat penting.

Workshop ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dalam mengimplementasikan manajemen risiko secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Imigrasi Kalsel Gelar Audiensi Bersama Pemkab Kotabaru, Serap Aspirasi yang Disampaikan

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab, sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik serta diaplikasikan secara optimal di masing-masing perangkat daerah.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu, semakin profesional, akuntabel, dan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. (Rel)

Berita Terkait

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya
DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja
DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu
DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis
DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026
Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WITA

DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 17:25 WITA

DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WITA

DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WITA

DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA