Pemkab Tanah Bumbu Gelar Rapat Pakem untuk Tingkatkan Kewaspadaan dan Antisipasi Konflik Jelang Pilkada

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matarakyat.co.id, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) gelar rapat koordinasi Penganut Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) di ruang rapat Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, Selasa (22/10/2024).

Bupati Tanbu, Zairullab Azhar melalui Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Eka Safrudin, mengungkapkan jika ada kegiatan keagamaan atau kepercayaan yang mencurigakan maka segera di laporkan kepada aparat Pemerintah setempat.

Mengingat, masih bermunculan laporan masyarakat terkait adanya aliran yang meresahkan, maka kepawaspadan perlu untuk di tingkatkan, untuk itu masyarakat juga di tuntut lebih perduli terhadap lingkungan sekitarnya.

“Harapannya agar Pemda beserta aparat maupun masyarakat untuk bekerja sama dalam menangani permasalahan berbagai aliran yang dapat meresahkan sehingga terciptanya masyarakat Tanbu yang hidup beragama secara damai tentram dan rukun,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Banjar Perintahkan RDP Bahas Kasus Keracunan MBG

Terkait dalam pelaksanaan Pilkada serentak pada 27 November mendatang, dalam hal ini pihaknya turut memohon kerjasama untuk memantau kondisi di lapangan.

“Kalau ada hal hal yang di anggap mencurigakan segera sampaikan baik itu secara hirarkis melalui kepala desa maupun camat. Sehingga pelaksanaan Pilkada kita bisa berjalan dengan baik ,tentunya saling koordinasi dan komunikasi,” ungkapnya.

Meskipun relatif aman, ia tetap mengimbau untuk waspada kerena biasanya ketidakamanan berada pada benturan dan saling ketersinggungan antara pendukung 2 (dua) calon atau lebih.

Baca Juga :  DPRD Banjar Gelar Paripurna, Pemkab Ajukan Dua Raperda Strategis

“Kendati Tanbu mempungai calon tunggal tetapi bukan tidak mungkin tak punya potensi konflik, yang bisa datang dari pihak yang tidak punya kesempatan untuk ikut konstestasi Pilkada tersebut,” bebernya.

Oleh karena itu, Pakem berfungsi untuk memberantas issue agama dan issue kepercayaan itu sangat mudah untuk diprovokasi.

“Sudah terjadi beberapa tempat, alhamdulillah sampai dengan sekarang, aliran kepercayaan yang mengarah simpatisme Pilkada tidak ada tetapi yang ada hanya kepercayaan yang timbul di modifikasi beberapa orang dengan mengarah pada penyimpangan,” tuntasnya. (Oliv)

Berita Terkait

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya
DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja
DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu
DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis
DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026
Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WITA

DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 17:25 WITA

DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WITA

DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WITA

DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA