Martapura, matarakyat.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Paripurna di Ruang Paripurna Lantai 2 Gedung DPRD Banjar, Martapura, Rabu (11/3/2026) pagi.
Agenda utama rapat tersebut adalah penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 oleh Bupati Banjar.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Banjar Irwan Bora dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta unsur Forkopimda. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banjar Saidi Mansyur memaparkan berbagai capaian kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025.
Saidi menjelaskan, pemerintah daerah terus memfokuskan program pembangunan pada penguatan pemulihan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Banjar menitikberatkan pembangunan pada pemulihan dan stabilitas ekonomi daerah, peningkatan kualitas layanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur dasar, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat,” ujar Saidi.
Ia menyebutkan sejumlah program prioritas telah dijalankan selama tahun 2025, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), penguatan sektor pertanian, hingga upaya pengentasan kemiskinan serta perbaikan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah juga membangun fasilitas literasi berupa perpustakaan sekolah di beberapa sekolah dasar, seperti SDN Benteng Seberang, SDN Cindai Alus 2, dan SDN Maniapun.
Sementara itu, pada sektor kesehatan dan infrastruktur dasar, Pemkab Banjar menuntaskan sejumlah proyek strategis dengan capaian fisik 100 persen sepanjang tahun anggaran 2025.
Proyek tersebut di antaranya pembangunan serta relokasi UPTD Puskesmas Karang Intan II dan UPTD Puskesmas Martapura Barat.
Dari sisi pembangunan manusia, indikator makro Kabupaten Banjar menunjukkan peningkatan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 tercatat sebesar 75,11 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 74,41 persen. Peningkatan ini menunjukkan kualitas hidup masyarakat Banjar yang terus mengalami perbaikan.
Selain penyampaian LKPJ, rapat paripurna juga menjadi momentum penyampaian pendapat akhir Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang telah disetujui DPRD.
Saidi menegaskan bahwa administrasi kependudukan memiliki peran penting dalam pelayanan publik karena berkaitan dengan pengakuan hukum dan perlindungan terhadap setiap peristiwa kependudukan yang dialami masyarakat.
Dalam rapat tersebut juga dibahas beberapa agenda lain, termasuk pengambilan keputusan terhadap sejumlah raperda strategis.
Di antaranya terkait penambahan penyertaan modal berupa barang milik daerah kepada PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) serta Perumda Pasar Bauntung Batuah.
Rapat turut dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, serta kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.






