Menteri LH : Pemkab Tanbu Menunjukan Keseriusan Menangani Masalah Sampah

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 08:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, Matarakyat.co.id  – Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (Kemen LH RI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar rapat koordinasi untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah. Rapat ini bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam mengelola sampah.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Arboretum At-Taif, Batulicin, Jumat (17/1/2025). Dihadiri dan dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurrofiq.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Zairullah Azhar yang diwakili oleh Sekda Ambo Sakka, serta Asisten, Camat, Lurah, Kepala Desa. Pengelola Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse dan Recycle (TPS3R), Pengelola Bank Sampah Induk (BSI), dan Bank Sampah Unit (BSU).

Dalam rapat tersebut, juga disampaikan materi mengenai Optimalisasi Bank Sampah dan Tata Kelola Sampah oleh Bambang Suwerda, pencetus ide Bank Sampah di Indonesia. Selain itu, Muhammad Bijaksana Junerosano, Pendiri dan CEO Waste4Change, juga memberikan materi terkait peran dan kontribusi para pihak dalam pengelolaan sampah.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kabupaten Tanah Bumbu. Serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurrofiq, mengatakan bahwa pengelolaan sampah di Kabupaten Tanah Bumbu sudah berjalan dengan baik. Meskipun secara fundamental masih banyak yang harus diperbaiki. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah sampah.

Baca Juga :  DPRD Banjar Dorong Pembentukan BNN Kabupaten, Target Realisasi Tahun 2026

Hanif mengungkapkan bahwa satu-satunya Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Sampah di Indonesia yang memiliki 10 alat berat hanya terdapat di Tanbu. Hal ini menunjukkan komitmen daerah tersebut dalam mengelola sampah secara efektif.

Tanggungjawab pengelolaan sampah tidak hanya pada Bupati dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup saja. Tetapi juga dari Camat, Lurah, hingga Kepala Desa.

Camat, Kades, dan Lurah harus rutin turun langsung melihat pengelolaan sampah diwilayahnya masing-masing.

Selain itu, Hanif menekankan bahwa pengelolaan sampah juga berkaitan erat dengan budaya masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap sekolah-sekolah di Tanah Bumbu dapat mencapai status sekolah adiwiyata. Sekolah yang mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanbu, Rahmat Prapto Udoyo, mengatakan rakoor ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah.

Menurut Rahmat, Menteri Lingkungan Hidup sangat peduli terhadap lingkungan, terutama terkait isu sampah. Beberapa kali pertemuan telah dilaksanakan antara Kementerian LH dan Kepala Daerah untuk membahas pengelolaan sampah.

Baca Juga :  Pemkab Tanbu Targetkan Predikat Nindya untuk KLA 2025

Rahmat menambahkan bahwa Menteri LH fokus pada Kabupaten Tanah Bumbu agar bisa menjadi proyek percontohan bebas dan bersih dari sampah. Dengan konsep pilah-pilih sampah di level rumah tangga.

“Hari ini, para Camat, Lurah, Kepala Desa, dan Pengelola TPS3R, serta Bank Sampah dihadirkan pada kegiatan rakoor dengan Menteri LH,” ujarnya.

Pengelolaan sampah ini dimulai dari kecamatan hingga desa, karena keterlibatan Camat dan Kepala Desa sangat penting dalam penanganan sampah dan kebersihan lingkungan. Untuk memotivasi dan mengedukasi seluruh jajaran mulai dari Kabupaten hingga Desa, Menteri LH mendatangkan tenaga ahli sebagai narasumber terkait pengelolaan sampah.

Terkait peran Pemkab Tanbu dalam pengelolaan sampah, Rahmat mengatakan bahwa pemerintah daerah mendorong pembentukan Bank Sampah Induk dan Bank Sampah di desa.

Sementara itu, Sekda Ambo Sakka melaporkan kepada Menteri LH bahwa Kabupaten Tanah Bumbu telah mendapatkan Piala Adipura sebanyak dua kali dari Kementerian LH.

Sekda menekankan bahwa kesadaran masyarakat harus dibangun untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Tanah Bumbu. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah.

“Jangan sampai sampah mengotori lingkungan kita,” ucapnya. (Oliv/MR)

Berita Terkait

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya
DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja
DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu
DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis
DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026
Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WITA

DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 17:25 WITA

DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WITA

DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WITA

DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA