Legislator Banjar Soroti Pernyataan Pejabat yang Dinilai Kurang Empatik Saat Banjir

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Banjar matarakyat.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Hj. Helda Rina, mengingatkan seluruh pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di tengah kondisi masyarakat yang sedang terdampak musibah banjir.

Helda yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Banjar menilai, situasi bencana bukanlah waktu yang tepat untuk melontarkan pernyataan yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Di saat warga sedang kesulitan akibat banjir, sebaiknya dihindari pernyataan-pernyataan yang dapat membuat masyarakat semakin resah, terlebih jika disampaikan oleh pejabat publik,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Ia mengakui adanya keterbatasan pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan kepada seluruh warga terdampak.

Namun menurutnya, keterbatasan tersebut tidak semestinya dijadikan alasan yang justru terkesan menyudutkan masyarakat.

“Kita semua paham kemampuan pemerintah ada batasnya. Tetapi jangan sampai keterbatasan itu disampaikan dengan cara yang menimbulkan kesan menyalahkan masyarakat,” kata Helda.

Ia mengajak semua pihak untuk saling berikhtiar dan bergotong royong agar bencana banjir yang melanda Kabupaten Banjar dapat segera teratasi dan dilalui bersama.

Baca Juga :  Karang Intan Resmi Miliki 26 Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Sebelumnya, diberitakan beberapa media, pernyataan tersebut muncul di tengah polemik penghentian sementara operasional dapur umum di sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Banjar.

Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar menegaskan bahwa bantuan makanan tidak dapat diberikan kepada seluruh warga tanpa pengecualian.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, menjelaskan bahwa bantuan difokuskan pada warga yang paling terdampak serta para pengungsi.

Hal itu disampaikannya saat Rapat Koordinasi Siaga Bencana dan Penanggulangan Bencana di Aula Barakat Lantai II Pemkab Banjar, Selasa (6/1/2025).

“Kita mendukung dapur umum, tetapi tidak mungkin semua masyarakat kita layani terus-menerus. Ada batas kemampuan yang harus kita perhatikan,” tegas Erny.

Saat ini, dapur umum standar tingkat kecamatan masih beroperasi di Kecamatan Sungai Tabuk dengan dukungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, bantuan logistik juga diperkuat oleh Kementerian Sosial RI usai kunjungan Menteri Sosial ke Kabupaten Banjar pada pekan lalu.

Baca Juga :  Drainase Baru Rp752 Juta Gagal Atasi Banjir, Pedagang Pasar Kindai Limpuar Mengeluh

Sementara itu, dapur umum di Kecamatan Martapura Barat mendapat dukungan dari Brimob Polda Kalimantan Selatan, dengan suplai logistik yang diteruskan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.

Untuk pembukaan dapur umum tambahan, penentuan lokasi akan dilakukan oleh BPBD, sedangkan penyediaan logistik dan tenaga memasak disiapkan oleh Tim Tagana Dinsos.

Terkait penghentian sementara dapur umum di Kecamatan Martapura Timur yang menuai keluhan warga, Erny menegaskan kebijakan tersebut dilakukan secara bergilir.

“Bukan berarti dihentikan tanpa alasan. Kita melayani banyak wilayah, sehingga bantuan harus bergantian,” jelasnya.

Selama lima hari beroperasi, dapur umum Martapura Timur memproduksi sekitar 6.000 bungkus nasi per hari dengan konsumsi beras mencapai satu ton per hari, lengkap dengan lauk pauk.

Namun demikian, Erny kembali menegaskan bahwa bantuan difokuskan pada warga yang benar-benar tidak memiliki akses ekonomi selama banjir.

“Masih ada warga yang bisa bekerja dan beraktivitas. Yang kita prioritaskan adalah mereka yang benar-benar tidak bisa bekerja dan sangat terdampak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Resmikan Kantor Rumah Pena, Dorong Program Literasi Kreatif
Bupati Andi Rudi Latif Anugerahkan Adipura Lokal, Salurkan Gerobak UMKM dan Sembako untuk Petugas Kebersihan
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Festival Tanglong Malam Takbiran, Hadiah Rp132 Juta
Di Bawah Kepemimpinan Andi Rudi Latif, IPM Tanah Bumbu Naik dan Jadi Tertinggi Kedua di Kalsel
Paripurna DPRD Banjar Agenda LKPJ 2025, Evaluasi Kinerja Pemkab
Ketua TP PKK Tanah Bumbu Buka Pasar Murah Ramadan di Kecamatan Simpang Empat
Sejarah, Safari Ramadan 1447 H, Bupati Andi Rudi Latif Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin
Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Bermanfaat bagi Masyarakat dan Kepemimpinan Adalah Keteladanan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:32 WITA

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Resmikan Kantor Rumah Pena, Dorong Program Literasi Kreatif

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Anugerahkan Adipura Lokal, Salurkan Gerobak UMKM dan Sembako untuk Petugas Kebersihan

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:27 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Festival Tanglong Malam Takbiran, Hadiah Rp132 Juta

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:26 WITA

Di Bawah Kepemimpinan Andi Rudi Latif, IPM Tanah Bumbu Naik dan Jadi Tertinggi Kedua di Kalsel

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:24 WITA

Ketua TP PKK Tanah Bumbu Buka Pasar Murah Ramadan di Kecamatan Simpang Empat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:23 WITA

Sejarah, Safari Ramadan 1447 H, Bupati Andi Rudi Latif Buka Puasa Bersama Warga Binaan Lapas Kelas III Batulicin

Senin, 9 Maret 2026 - 15:21 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Bermanfaat bagi Masyarakat dan Kepemimpinan Adalah Keteladanan

Senin, 9 Maret 2026 - 15:19 WITA

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Salurkan Bantuan Sosial dan Serukan Gerakan Indonesia ASRI

Berita Terbaru