Banjarbaru, matarakyat.co.id – Seorang karyawan barbershop ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah toko pangkas rambut di kawasan Jalan Sukamara, RT 07 RW 02, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Rabu (4/3/2026) sore.
Korban diketahui berinisial AP (32), warga Desa Harukung, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Saat ditemukan, korban berada di dalam ruangan belakang barbershop Nuansa Barber dalam kondisi tanpa busana dan tertelungkup di atas kursi sofa.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Koda melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru Iptu Kardi Gunadi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujar Kardi.
Peristiwa tersebut, kata dia pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban, yang datang ke barbershop sekitar pukul 14.00 Wita. Saat tiba di lokasi, ia melihat kondisi toko dalam keadaan berantakan.
“Saksi kemudian masuk ke dalam toko, namun tidak sampai ke bagian belakang dan tidak menemukan keberadaan korban,” bebernya.
Ia lalu keluar dan melaporkan kondisi tersebut kepada pemilik toko.
Setelah diminta untuk kembali memeriksa, saksi kembali masuk ke dalam toko sekitar pukul 14.53 Wita.
“Saat itulah ia menemukan korban sudah tergeletak di ruangan belakang dalam kondisi tanpa busana di atas kursi,” tuturnya
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pemilik toko yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Liang Anggang.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan area sekitar.
“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, polisi menemukan kondisi toko berantakan serta gagang pintu aluminium bagian depan dalam keadaan rusak dan terlepas,” jelasnya.
Menurutnya, petugas juga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka pada bagian kepala, goresan di dahi, hidung yang diduga patah, serta mata kanan bengkak. Selain itu terdapat luka lecet pada bagian kaki korban
“Sejumlah barang milik korban juga ditemukan di lokasi, di antaranya pakaian, tas, telepon genggam, rokok, serta kamera CCTV yang terpasang di dalam toko,” ungkapnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga berkoordinasi dengan tim Dokkes Polda Kalimantan Selatan dan dokter forensik untuk proses penyelidikan lanjutan.
Saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.






