Martapura, matarakyat.co.id – Dukungan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, terus berdatangan.
PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada relawan Buser 690 Banjar untuk mendukung operasional pemadaman di lapangan.
Bantuan tersebut diserahkan pada Kamis (8/10/2026), di tengah upaya relawan menangani kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.
Ketua Buser 690 Banjar sekaligus anggota DPRD Kabupaten Banjar, M. Hasan Hamdan, mengapresiasi kepedulian PTAM Intan Banjar dan perusahaan lain yang turut memberikan dukungan kepada para relawan.
Menurut Hasan, bantuan tersebut sangat berarti bagi relawan yang membutuhkan dukungan operasional, terutama bahan bakar minyak (BBM) untuk mobilisasi personel dan peralatan pemadaman.
“Seperti biasa kami di Buser selalu mengadakan rapat sekaligus bantuan BBM untuk kawan-kawan di lapangan. Semoga karhutla ini cepat berlalu,” ujar Hasan.
Ia menegaskan, relawan yang berada di lapangan membutuhkan dukungan berkelanjutan agar penanganan kebakaran dapat berjalan maksimal.
“Kawan-kawan kita berada di garda depan. Tentunya bantuan dari pihak mana pun sangat bermanfaat bagi kami,” katanya.
DPRD Banjar Bakal Panggil Ulang Perusahaan
Di tengah apresiasi terhadap perusahaan yang telah memberikan bantuan, Hasan juga menyoroti belum hadirnya seluruh perusahaan yang diundang DPRD Kabupaten Banjar dalam rapat koordinasi penanganan karhutla.
Sebelumnya, DPRD Kabupaten Banjar menggelar rapat gabungan dengan mengundang 13 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar itu membahas keterlibatan dunia usaha dalam mendukung penanganan karhutla.
Namun, tidak seluruh perusahaan memenuhi undangan rapat tersebut.
Hasan memastikan perusahaan yang belum hadir akan kembali dipanggil untuk dimintai keterlibatannya dalam upaya penanganan kebakaran.
“Yang belum datang nanti akan kita panggil lagi,” tegasnya.
Langkah pemanggilan ulang ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan lebih luas dari kalangan dunia usaha, mengingat penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Bantuan Nyata Dibutuhkan Relawan.
Hasan mengapresiasi perusahaan yang telah hadir dalam rapat dan menyatakan komitmen membantu penanganan karhutla. Namun, ia berharap dukungan tersebut tidak berhenti pada pertemuan maupun pernyataan semata.
Menurutnya, bantuan konkret sangat diperlukan untuk menunjang kebutuhan relawan yang setiap hari berjibaku menghadapi titik-titik kebakaran.
“Terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang sudah hadir. Kami berharap perusahaan bisa membantu kawan-kawan relawan di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah, DPRD, perusahaan, dan masyarakat dapat terus bersinergi dalam mengendalikan karhutla di Kabupaten Banjar.
“Semoga karhutla cepat berlalu dan kawan-kawan di lapangan selalu diberikan keselamatan,” pungkasnya.
Keterlibatan dunia usaha menjadi salah satu dukungan penting dalam penanganan karhutla, terutama untuk memenuhi kebutuhan operasional relawan.
Karena itu, komitmen perusahaan diharapkan diwujudkan melalui bantuan nyata sesuai kemampuan dan perannya dalam mendukung upaya penanggulangan kebakaran.






