Bupati Andi Rudi Latif Atensi Pelaksanaan Asta Pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus Kementerian LH

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, matarakyat.co.id – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif (Bang Arul) sapaan akrabnya memberikan atensi terhadap pelaksanaan Asta pengelolaan Sampah Sekolah dan Kampus oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republil Indonesia.

 

“Kegiatan ini selaras dengan program visi misi Bupati dan wakil Bupati Tanah Bumbu yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjadikan daerah yang hijau, bersih serta berwawasan lingkungan,”Kata Bupati, melalui Asisten Bidang Ekononi Pembangunan Eryanto Rais.

 

Upaya ini mencakup pengelolaan sampah dengan prinsip 3R salah satunya melalui Bank Sampah, penghijauan sekolah dan kampus, serta berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.

 

“Melalui langkah-langkah ini,tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan,” Jelasnya.

 

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan peran penting sektor pendidikan dalam pengelolaan sampah dan mendorong sekolah dan perguruan tinggi ikut meningkatkan upaya menyelesaikan sampah di kawasan sendiri.

Baca Juga :  Festival Becatuk Dauh 2025: Grup Al Munir Raih Juara

 

Dalam kegiatan pelaksanaan Asta Sekolah dan Kampus dalam rangkaian Aksi Peduli Sampah Nasional 2025 dipantau daring di Jakarta, Sabtu, Menteri LH Hanif mengatakan perubahan paradigma terkait sampah membutuhkan perubahan dalam budaya dan kebiasaan yang bisa dicapai lewat pendidikan

 

“Melakukan komunikasi, informasi, edukasi terkait dengan gerakan sadar sampah dengan memasukkan materi tentang pengelolaan sampah ke dalam kegiatan dan program, ekstrakurikuler atau dalam kebiasaan yang kiranya dapat dibangun dalam perikehidupan di sekolah menengah dasar maupun pendidikan tinggi,” kata Hanif.

 

Tidak hanya itu, peran sekolah dan perguruan tinggi juga penting untuk menyelesaikan sampah di kawasannya untuk menekan jumlah timbulan sampah yang perlu diproses di tempat pemrosesan akhir (TPA).

 

“Baik mahasiswa, dosen, siswa, guru, tenaga pendidikan serta pemangku kebijakan di bidang pendidikan agar dapat mengurangi sampahnya, memanfaatkan kembali menjadikan bahan daur ulang dan mengelola sampahnya sedekat mungkin dengan sumbernya. Artinya, sampah wajib kita kelola di lokasi kita masing-masing,” tutur Hanif.

Baca Juga :  Program MBG Hadir di Desa Pulau Sari KalSel untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

 

Seluruh insan pendidikan juga diharapkan dapat terus melibatkan secara aktif dalam penggiat lingkungan untuk mendukung upaya pengelolaan sampah di sekolah dan perguruan tinggi.

 

Dia meminta kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan teknologi pengelolaan sampah untuk menekan timbulannya, inovasi yang tidak akan menimbulkan polusi baru.

 

Sebelumnya, menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) milik Kementerian Lingkungan Hidup, terdapat 32,8 juta ton timbulan sampah sepanjang 2024, dari yang sudah dilaporkan 303 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Mayoritas dari jumlah tersebut adalah sampah sisa makanan dengan persentase 39,43 persen dari total timbulan.

 

Untuk di ketahui,kegiatan ini dihadiri Bupati Tanah Bumbu diwakili asiaten bidang ekonomi pembangunan tanah bumbu Eryanto Rais dan seluruh kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Kota Provinsi Kalimantan Selatan. (Oliv/MR)

Berita Terkait

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya
DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja
DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu
DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis
DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026
Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap
DPRD Tanbu Setujui Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WITA

DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 17:25 WITA

DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WITA

DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WITA

DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Selasa, 15 September 2026 - 14:29 WITA

DPRD Tanbu Setujui Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

Berita Terbaru

Advetorial RSUD Raza

Kinerja Surveilans Diakui Kemenkes, RSUD Ratu Zalecha Kembali Raih Penghargaan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:12 WITA