Ali Syahbana Soroti Kasus Guru Dilaporkan Orang Tua, Ajak Perkuat Kepercayaan di Sekolah

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Meningkatnya kasus guru yang dilaporkan orang tua murid ke ranah hukum akibat tindakan kedisiplinan di sekolah kembali menjadi perhatian publik.

Pemerhati pendidikan yang juga Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Ali Syahbana, menilai fenomena tersebut harus segera dievaluasi secara menyeluruh.

Menurutnya, perselisihan yang melibatkan guru dan orang tua tidak boleh dibiarkan berkepanjangan karena dapat memengaruhi suasana belajar di sekolah.

“Dunia pendidikan jangan dibiarkan terus berada dalam situasi konflik. Ini menjadi peringatan bagi kita semua,” tegasnya, Minggu (7/12/2025).

Baca Juga :  Tanah Bumbu Gelar Rakor Perbaikan Data untuk Percepatan Penurunan Stunting

Ali menilai, dunia pendidikan membutuhkan dukungan penuh dari semua pihak guru, siswa, orang tua hingga dinas pendidikan agar proses belajar mengajar berjalan optimal.

“Semua unsur harus membangun sinergi untuk menjaga marwah pendidikan. Guru tidak boleh bekerja dalam rasa takut,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa komunikasi merupakan kunci untuk menghindari kesalahpahaman di lingkungan sekolah.

Dengan komunikasi yang baik, kata dia, hubungan antara pendidik dan orang tua dapat terbangun secara sehat.

“Kalau komunikasi terjalin dengan baik, guru mengajar lebih nyaman, orang tua tenang menitipkan anak, dan siswa pun merasa aman belajar,” tambahnya.

Baca Juga :  DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Ali juga mengingatkan bahwa sekolah seharusnya menjadi ruang pembinaan karakter, tempat dialog, serta wadah penyelesaian masalah, bukan justru menjadi sumber perseteruan.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Tanpa kepercayaan dan komunikasi yang kuat, tujuan pendidikan akan sulit tercapai,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan harmonis.

“Dengan saling memahami peran masing-masing, kualitas pendidikan kita akan semakin baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Liga Amal Tanipah Cup 2026 Digelar di Lahan Sawah Kering, Hasil Kegiatan Disumbangkan untuk Masjid
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya
DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja
DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu
DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis
DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026
Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:14 WITA

Liga Amal Tanipah Cup 2026 Digelar di Lahan Sawah Kering, Hasil Kegiatan Disumbangkan untuk Masjid

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WITA

DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 17:25 WITA

DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WITA

DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WITA

DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru