RTH CBS Martapura Usai Direhabilitasi Rp8 Miliar, Kondisi Lapangan Jadi Sorotan

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 14:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Proyek rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura yang menelan anggaran lebih dari Rp8 miliar kini menjadi perhatian publik.

Pasalnya, fasilitas yang baru saja selesai dikerjakan tersebut dinilai belum memberikan kenyamanan sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Minggu (1/2/2026), kondisi RTH CBS tampak becek dan berlumpur usai diguyur hujan.

Sejumlah titik bahkan menyerupai genangan lahan basah, sehingga menyulitkan pengunjung yang datang untuk beraktivitas atau sekadar bersantai.

Padahal, proyek rehabilitasi taman kota ini dibiayai dari APBD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2025 dengan nilai mencapai Rp8.099.100.000.

Baca Juga :  Diminta Jadi Pembina, Bupati Saidi Mansyur Pakai Laung Kuning  

Pekerjaan tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, dan dilaksanakan oleh pihak ketiga.

Selain kondisi tanah yang becek, sejumlah fasilitas taman juga dilaporkan belum berfungsi optimal.

Beberapa lampu penerangan terlihat mati, sementara bangku taman mulai menunjukkan keretakan. Kabel instalasi yang tidak tertata rapi turut menambah kesan kurang terawat.

Tak hanya itu, ditemukan pula sebuah lubang sumur yang dibiarkan terbuka tanpa pengaman.

Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan pengunjung, terutama anak-anak dan warga yang beraktivitas pada malam hari.

Coretan vandalisme juga mulai terlihat di sejumlah sudut taman, meski fasilitas tersebut belum lama dibuka untuk umum.

Baca Juga :  Turun ke Lokasi Banjir, Bupati Banjar Salurkan Ribuan Paket Bantuan di Martapura

Situasi ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan serta efektivitas pengawasan selama proses rehabilitasi berlangsung.

Diketahui, proyek RTH CBS semula ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.

Namun dalam pelaksanaannya mengalami keterlambatan dan baru diselesaikan pada pertengahan Januari 2026.

Sejumlah warga mempertanyakan apakah perencanaan dan pengawasan proyek telah dilakukan secara maksimal, mengingat kondisi di lapangan dinilai belum sebanding dengan nilai anggaran yang digelontorkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRKPLH Kabupaten Banjar maupun pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai temuan tersebut.

Berita Terkait

12 Pengurus Ranting NU Dilantik di Beruntung Baru, Wabup Banjar Dorong Program Nyata untuk Warga
Bupati Banjar Salurkan 350 APD dan BBM Rp50 Juta untuk Relawan Buser 690
DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap
Pemkab Banjar Perkuat Pengawasan Pembangunan, OPD Diminta Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran
Karhutla di Gambut Meluas hingga 15 Hektare, Petugas Berjibaku Selama 3 Jam
Sebelum Ajak Masyarakat Taat Pajak, Sekda Banjar Minta ASN Beri Teladan
Lantik 23 Pambakal, Bupati Banjar Tegaskan Tak Ada Lagi Kubu Menang-Kalah
Karhutla Dekati Permukiman, Bupati Banjar Turun Langsung Pantau Pemadaman di Sungai Tabuk

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:53 WITA

12 Pengurus Ranting NU Dilantik di Beruntung Baru, Wabup Banjar Dorong Program Nyata untuk Warga

Senin, 14 September 2026 - 19:18 WITA

Bupati Banjar Salurkan 350 APD dan BBM Rp50 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 9 September 2026 - 08:50 WITA

DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap

Selasa, 8 September 2026 - 22:56 WITA

Pemkab Banjar Perkuat Pengawasan Pembangunan, OPD Diminta Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 21:01 WITA

Karhutla di Gambut Meluas hingga 15 Hektare, Petugas Berjibaku Selama 3 Jam

Senin, 7 September 2026 - 19:04 WITA

Sebelum Ajak Masyarakat Taat Pajak, Sekda Banjar Minta ASN Beri Teladan

Senin, 7 September 2026 - 16:00 WITA

Lantik 23 Pambakal, Bupati Banjar Tegaskan Tak Ada Lagi Kubu Menang-Kalah

Jumat, 4 September 2026 - 22:07 WITA

Karhutla Dekati Permukiman, Bupati Banjar Turun Langsung Pantau Pemadaman di Sungai Tabuk

Berita Terbaru